Simulasi Pola Tanam (Agroforestri dengan Hortikultura) untuk Meningkatkan Produktifitas Lahan dengan Sistem Permakultur
DOI:
https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i2.425Keywords:
Agroforestry, Computational model, Horticulture, Land productivity, Permaculture system, Simulation of cropping patternsAbstract
This research is entitled "Simulation of Cropping Patterns (Agroforestry with Horticulture) to Increase Land Productivity with Permaculture System", which aims to develop an effective simulation method for designing cropping patterns in increasing permaculture land productivity and providing simulation results and their practical application in land design. This research was conducted from March to July 2024, located at Jalan Magelang Km 5.6, Kutu Tegal, Sinduadi, Mlati, Sleman, Special Region of Yogyakarta 55284. The simulation of cropping patterns was carried out using the SketchUp computational model and Andrew Marsh Simulation, and was evaluated based on aspects of the utilization of sunlight and plant growing space. Through this simulation method, the optimal combination of plants in the permaculture system was found. The simulation results were then analyzed and evaluated in the field to assess their success in increasing land productivity. Each cropping pattern shows unique characteristics in utilizing sunlight, growing space, and soil nutrients optimally, thus supporting more sustainable and productive land management.
References
Atriawardhani, I., & Kohdrata, N. (2020). Perencanaan lanskap Villa Cloud Nine Estate dengan pendekatan permakultur di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Jurnal Arsitektur Lansekap, 6(1).
Braun, G., Braun, M., Kruse, J., Amelung, W., Renaud, F. G., Khoi, C. M., ... Sebesvari, Z. (2019). Pesticides and antibiotics in permanent rice, alternating rice-shrimp and permanent shrimp systems of the coastal Mekong Delta, Vietnam. Environment International, 127, 442–451.
Epule, T. E., Ford, J. D., Lwasa, S., Nabaasa, B., & Buyinza, A. (2018). The determinants of crop yields in Uganda: What is the role of climatic and non-climatic factors? Agriculture and Food Security, 7(10), 1–17.
Gondo, Y. H., Hardiyati, H., & Handayani, K. N. (2017). Strategi perancangan Sekolah Alam SMK Pertanian dengan pendekatan sistem permakultur di Purbalingga. Arsitektura, KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 15(1), 316–324.
Hannida, C. P., & Sambodo, H. (2025). Analysis of the effect of rice production, poverty, and prevalence of undernourishment (POU) on food security in Indonesia. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 22(1), 11–19.
Misni, A., Zaki, M. A. M., & Latif, F. A. A. (2014). Pendekatan permakultur bagi mewujudkan gunatanah pertanian lestari di Malaysia: Kajian kes di Kuala Ping, Terengganu. Geografia: Malaysian Journal of Society and Space, 10(6), 105–117.
Nurjati, E. (2023). Strategy development in fulfilling food consumption of permaculture foundation members. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 28(3), 335–343. https://doi.org/10.18343/jipi.28.3.335
Purwanti, N. H., & Taryono. (2018). The growth of Tiwai (Eleutherine americana L. Merr.) under different forest tree stands in agroforestry system. Agrinova: Journal of Agriculture Innovation, 1(2), 56–60.
Raharja, & Wiryanto, W. (2005). Diktat dasar-dasar agronomi. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.
Sabirin. (2010). Modul sekolah lapang polikultur. BITRA Indonesia.
Santoso. (2023). Pola tanam tumpangsari jagung, padi gogo, dan kedelai untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Jurnal Pangan dan Gizi, 18(2), 150–162.
Setiawan. (2022). Penerapan pola tanam tumpangsari berbasis jagung, kacang tanah, dan kacang hijau di lahan kering. Jurnal Ilmu Pertanian, 15(1), 45–56.
Setiawan. (2022). Pola tanam tumpangsari antara sayuran dan eucalyptus untuk pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Jurnal Hortikultura, 20(4), 315–327.
Siregar, K. (2017). Simulasi dan pemodelan (Aplikasi untuk keteknikan pertanian). Penerbit Deepublish.
Subagio. (2021a). Implementasi pola tanam tumpangsari kapulaga, pinus, dan kopi untuk mendukung agroforestri berkelanjutan. Jurnal Agroforestri, 8(3), 210–222.
Subagio. (2021b). Strategi pola tanam tumpangsari sengon, talas, singkong, dan pisang untuk peningkatan produktivitas lahan. Jurnal Agronomi Indonesia, 6(2), 78–89.
Subagio. (2021c). Integrasi pola tanam tumpangsari karet dan pepaya untuk pemanfaatan lahan yang optimal. Jurnal Karet Indonesia, 12(1), 50–62.
Subagio. (2021d). Pemanfaatan pola tanam tumpangsari jagung, daun bawang, kacang panjang, dan pinang merah dalam agroforestri. Jurnal Agroekoteknologi, 5(3), 180–192.
Susilo. (2021). Optimalisasi pola tanam tumpangsari jagung dan kelapa sawit: Studi kasus di Jawa Barat. Jurnal Pertanian Tropis, 10(2), 123–135.
Sutrisno. (2023). Implementasi pola tanam tumpangsari sawit dan porang untuk peningkatan produktivitas lahan. Jurnal Perkebunan, 15(4), 300–312.
Wahditiya, A. A., Kurniawan, A., Nendissa, J. I., Meyuliana, A., Yora, M., Jamilah, J., ... & Andaria, A. C. (2024). Teknologi produksi tanaman pangan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



