| verify LOA APJI |
![]() |
| E-ISSN .: 3046-5443 :. |
![]() |
| P-ISSN .: 3046-5451 :. |
![]() |
| Submissions |
| Pernyataan Hak Cipta |
| Pernyataan Privasi |
| Tentang Jurnal Ini |
| Sejarah |
| Fokus dan Ruang Lingkup |
| Proses Peer Review |
| Etika Publikasi |
| Kebijakan Akses Terbuka |
| Indeksasi |
| Kebijakan Arsip |
| Pernyataan Akses Terbuka |
| Kebijakan Repositori |
| Lisensi Jurnal |
| Kebijakan Plagiarisme |
| Biaya Pemrosesan Artikel |
| Informasi |
| Tim Editorial |
| Tim Reviewer |
| Penerbit |
| Kontak |
| Untuk Penulis |
| Pedoman Penulis |
| Frekuensi Publikasi |
| Templat Naskah (DOC) |
| Kontak |
![]() |
| Pengunjung |
Tentang Sistem Penerbitan ini

Proses Editorial dan Penerbitan OJS, sebagaimana diuraikan dalam peta jalan (roadmap), adalah alur kerja komprehensif yang dirancang untuk menangani pengiriman naskah akademik secara efisien dan berkualitas tinggi. Berikut adalah rincian mendalam dari setiap tahapan, yang mencerminkan interaksi antara berbagai peran yang terlibat:
1. Proses Pengiriman (Penulis)
- Proses dimulai dengan penulis mengunggah naskah mereka ke situs web jurnal. Selama tahap ini, penulis juga bertanggung jawab untuk memasukkan metadata yang relevan, yang sangat penting untuk pengindeksan dan penemuan oleh sistem seperti Open Archives Initiative (OAI).
- Tindakan Kunci: Langkah awal ini adalah tanggung jawab penulis, yang berfokus pada entri data dan pengiriman metadata, guna memastikan bahwa makalah dapat dicari dan diakses di dalam sistem jurnal.
2. Antrean Pengiriman (Editor dan Editor Bagian)
- Setelah pengiriman, Editor menugaskan naskah kepada Editor Bagian (Section Editor), yang akan mengelola naskah tersebut melalui proses editorial. Penugasan ini sangat penting untuk menjaga alur kerja yang terorganisir.
- Editor Bagian bertindak sebagai pengawas utama naskah, memastikan naskah memenuhi standar jurnal dan berjalan lancar melalui setiap fase berikutnya.
- Tindakan Kunci: Penugasan kepada Editor Bagian memulai proses tinjauan editorial formal, menghubungkan naskah dengan individu yang bertanggung jawab untuk melacak progresnya.
3. Tinjauan Naskah (Editor Bagian)
- a) Pemeriksaan Awal: Editor Bagian memulai dengan meninjau kiriman untuk memastikan naskah mematuhi pedoman pengiriman jurnal.
- b) Koordinasi Tinjauan Sejawat: Editor Bagian kemudian mengoordinasikan proses tinjauan sejawat (peer review), di mana peninjau eksternal dipilih berdasarkan keahlian mereka. Ini melibatkan penggunaan basis data jurnal untuk mengundang peninjau yang sesuai dengan minat yang relevan.
- c) Keputusan Editorial: Berdasarkan umpan balik dari peninjau, Editor Bagian membuat keputusan editorial. Keputusan ini bisa berupa diterima, meminta revisi, atau menolak naskah. Penulis diberitahu tentang keputusan ini dan mungkin diminta untuk melakukan revisi.
- Tindakan Kunci: Ini adalah fase kritis di mana nilai akademik naskah dievaluasi, sangat bergantung pada umpan balik ahli untuk menentukan kesiapannya untuk dipublikasikan.
4. Penyuntingan Naskah (Penyunting Ahli/Copyeditor, Editor Tata Letak, dan Proofreader)
- a) Copyediting: Jika naskah diterima, naskah masuk ke tahap penyuntingan ahli (copyediting). Di sini, seorang copyeditor meninjau naskah terkait bahasa, kejelasan, tata bahasa, dan kepatuhan terhadap gaya jurnal. Penulis juga memiliki kesempatan untuk melihat hasil suntingan ini.
- b) Tata Letak Galley: Setelah penyuntingan, Editor Tata Letak memformat naskah ke dalam bentuk galley, yaitu versi final yang siap terbit. Ini dirancang dalam berbagai format seperti HTML, PDF, dan PS, tergantung pada format publikasi jurnal.
- c) Koreksi Akhir (Proofreading): Proofreader melakukan pemeriksaan akhir untuk menemukan kesalahan yang tersisa. Ini adalah fase kolaboratif, di mana penulis meninjau bukti galley untuk memastikan keakuratan sebelum publikasi final.
- Tindakan Kunci: Setiap peran dalam fase ini sangat penting untuk menjaga standar publikasi yang tinggi, mulai dari ketepatan bahasa hingga tata letak visual, memastikan artikel siap bagi pembaca.
5. Manajemen Edisi (Editor dan Editor Bagian)
- a) Membuat Edisi: Tim editorial menyusun artikel yang diterima ke dalam edisi (issue) yang dijadwalkan.
- b) Menjadwalkan Pengiriman: Artikel ditetapkan ke edisi jurnal mendatang berdasarkan jadwal editorial dan frekuensi publikasi.
- c) Mengatur Daftar Isi: Editor memfinalisasi urutan artikel, membuat Daftar Isi (TOC) yang selaras dengan fokus tematik jurnal untuk edisi tersebut.
- Tindakan Kunci: Tahap ini memastikan bahwa setiap artikel ditempatkan secara strategis dalam sebuah edisi, mengoptimalkan visibilitas dan relevansinya bagi pembaca.
6. Publikasi
- Pada tahap ini, jurnal memutuskan kebijakan akses, menawarkan opsi seperti akses terbuka segera atau akses terbuka tertunda tergantung pada langganan atau kebijakan jurnal.
- Tampilan Edisi Saat Ini: Artikel yang diterbitkan muncul dalam edisi terbaru, dilengkapi dengan Alat Baca (Reading Tools) yang tertaut ke sumber daya internal dan eksternal terkait, meningkatkan konteks dan kegunaan artikel bagi pembaca.
- Tindakan Kunci: Publikasi tidak hanya membuat artikel dapat diakses oleh publik tetapi juga secara strategis meningkatkan dampaknya dengan mengintegrasikan alat bantu baca yang bermanfaat.
Fungsi Manajemen dan Pengarsipan Tambahan
- Manajemen Jurnal: Manajer Jurnal menangani pengaturan awal dan pemeliharaan jurnal, termasuk mendaftarkan editor, peninjau, penyunting ahli, editor tata letak, dan proofreader untuk memastikan alur kerja yang mulus.
- Pemilihan Peninjau dan Proses Tinjauan: Editor memilih peninjau untuk setiap naskah dan mengawasi proses tinjauan untuk memastikan umpan balik konstruktif diberikan tepat waktu.
- Arsip Pengiriman: Catatan proses pengiriman disimpan baik untuk item yang diterbitkan maupun yang ditolak, menyediakan arsip komprehensif dari seluruh aktivitas jurnal.
- Arsip Jurnal: Semua edisi yang diterbitkan disimpan dalam arsip jurnal, diindeks untuk penemuan oleh OAI dan mesin pencari utama seperti Google, guna memaksimalkan visibilitas dan aksesibilitas.
Proses yang teliti ini memastikan bahwa setiap naskah menjalani tinjauan dan penyempurnaan yang menyeluruh, meningkatkan kredibilitas jurnal dan nilai ilmiah dari setiap publikasi. Setiap peran berkontribusi pada pengalaman penerbitan berkualitas tinggi, mulai dari pengiriman awal hingga penyimpanan arsip final.



