Pengaruh Audio Suara Kucing terhadap Intensitas Serangan Hama Tikus (Rattus spp.) di Pertanaman Jagung (Zea Mays L.)
DOI:
https://doi.org/10.62951/botani.v3i1.552Keywords:
Cat Sounds, HST, Integrated Pest Management, Mice, Rattus sppAbstract
Continuous chemical control of rat pests (Rattus spp.) can sometimes lead to resistance and resurgence problems, and even some cases of inaccurate targeting ultimately killing livestock. The idea of repelling rats in rice fields using vibrations of crickets and other natural animals transmitted via radio has been done and the results are quite optimal for rat control, but it has not been done in corn cultivation. The purpose of this study was to determine the effect of cat sound audio on the intensity of rat pest attacks (Rattus spp.) in corn (Zea mays L.) plantations. The research location was in a farmer's land owned by a farmer in Dagan Village, Solokuro District, Lamongan Regency. Determination of sampling points using the diagonal method, each into 5 sub-observation plots. In each sub-plot, markers were placed as sampling points. Audio with cat and bird sounds was played continuously from 05.00 pm - 07.00 am. Observations were conducted at 7:00 a.m. at all sampling points at 30 and 60 days after planting. Observations were conducted for three days using audio and three days without audio. Damage symptoms were observed directly at each sampling point. Corn plants showing symptoms were then recorded and analyzed using the Damage Intensity formula. Observations showed that the use of cat sound audio was able to reduce the level of rat infestation. At 30 days after planting, the damage percentage was reduced by 8.33%. Meanwhile, at 60 days after planting, the damage percentage was reduced by 18.33%.
References
[BBPOPT] Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan. (2022). Prakiraan Serangan OPT Utama Padi, Jagung, dan Kedelai di Indonesia MT 2022. Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Kementerian Pertanian. Jakarta.
Azis, I. A., Ratih, Andraini, D. E. (2023). Konsep Permakultur sebagai Metode Pengendalian Serangan Tikus pada Jagung Manis di Pertanian Perkotaan. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 11 (3), 307-315. DOI: 10.30605/perbal.v11i3.2953
Kasumbogo Untung. (1986). Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu. Yogyakarta. Gadjahmada Press.
Kementrian Pertanian. Badan Litbang Pertanian. (2018). Mengendalikan hama Tikus pada Jagung. http://www.litbang.pertanian.go.id/info-teknologi/3299/. Diakses tanggal 22 September 2025.
Kurniawan, A. Kansrini, Y., Mulyani, P.W. (2024). Implementasi Pengendalian Hama Tikus dengan Menggunakan Musuh Alami Burung Hantu (Tyto alba) di Perkebunan Kelapa Sawit. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian. Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari. 5 (1), https://doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1221
Mutiara, F. Kholil, A. Y. Kusufa, F. Yoga, T. Novitawati, R. A. D. (2025). Strategi Penyuluhan Pengendalian Hama Tikus yang Efektif untuk Petani Desa Jombok, Ngantang Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kegiatan Masyarakat, 3 (4), 19-27. https://doi.org/10.61132/aspirasi.v3i4.1933
Pratama, M., & Yulianto, A. (2023). Dampak Penggunaan Pesticida Terhadap Populasi Hama Tikus di Lahan Pertanian Padi. Jurnal Agroteknologi, 10(1), 45-55. DOI: 10.5678/jagro.10.1.2023.
Putra Dhyana dan Suryadarma. (2007). Rancang bangun Pemanfaatan Radio Komunitassebagai Pengendali Tikus. Laporan Pengabdian masyarakat di Desa Geluntung, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.
Rahayu, S. (2022). Penerapan Teknik Permakultur untuk Pengendalian Hama pada Tanaman Jagung di Pertanian Perkotaan. Jurnal Pertanian Kota, 15(2), 145-156. DOI: 10.1234/jpk.15.2.2022.
Rival, rudy S dan Iwan S. Anugrah. (2011). Konsep dan Implementasi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Di Indonesia: Forum Penelitian Agro ekonomi, 29(1), 13-25. https://doi.org/10.21082/fae.v29n1.2011.13-25
Salaki Christina L dan Sherlij Dumalang. (2007). Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada Tanaman Sayuran di Kota Tomohon Sulawesi Utara. Indonesian Journal of Community Engagement, 02(02), 246-255. DOI: 10.22146/jpkm.27281
Samudra, A. M., Wicaksono, A., Syifa, F. T. (2024). Sistem Deteksi Hama Tikus Menggunakan Sensor Gerak dan Suara Ultrasonik di Lingkungan Rumah Berbasis Mikrokontroller. Journal of Computing Engineering, System and Science, 9(2), 493-503. https://doi.org/10.24114/cess.v9i2.60714
Setiabudi Johan, Izzati Munifatul dan Kismartini. (2015). Analisis Prioritas Kebijakan Pemanfaatan Burung Hantu (Tyto alba) sebagai Pengendalian Hama Tikus Sawah yang Ramah Lingkungan di Kabupaten Semarang. Jurnal Ilmu Lingkungan, 04(01), 67-73.
Sihombing, M. S., & Putri, N. D. (2024). Pengelolaan Hama Tikus Secara Organik Menggunakan Teknik Traps dan Permakultur. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 12(3), 157-164. DOI: 10.2345/jpb.v12i3.2024.
Sutrisno, B., & Dharmawan, H. (2021). Studi Pengaruh Penggunaan Burung Hantu untuk Mengurangi Serangan Hama Tikus di Perkebunan Karet. Jurnal Ilmu Pertanian Terapan, 8(4), 203-211. DOI: 10.3214/jipt.v8i4.2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



