Etika Lingkungan dalam Tradisi Cingcowong pada Masyarakat Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung

Authors

  • Wina Waniatri Universitas Kuningan
  • Ilham Adhya Universitas Kuningan
  • Nina Herlina Universitas Kuningan
  • Nurdin Nurdin Universitas Kuningan
  • Anoydya Firsha Az-zikra Universitas Kuningan
  • Fadly Alamsyah Universitas Kuningan

DOI:

https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i3.541

Keywords:

Agrarian Culture, Cingcowong Tradition, Ecosystem Balance, Environmental Ethics, Local Wisdom

Abstract

Environmental ethics assumes that nature has human values ​​that must be respected. Various forms of embedding can be done, such as the traditional Cingcowong ceremony. The Cingcowong tradition is a traditional ritual originating from the agricultural community of Luragung Landeuh Village, Kuningan Regency. This tradition is a form of collective community activity that is based on belief in supernatural spirits who are believed to have the power to bring rain to overcome drought, especially on agricultural land caused by prolonged drought. Cingcowong reflects the close relationship between culture, nature, and spiritual practices in certain societies. In the context of environmental ethics, this tradition can be seen as a form of local wisdom that shows respect for nature, an understanding of the importance of ecosystem balance, and an awareness of human dependence on weather conditions. Therefore, this tradition can be considered as a concrete manifestation of environmental ethics that encourages humans to appreciate nature more and understand the interaction between spiritual, cultural, and environmental factors.

References

Aditya Saputra, Muhammad Zacky Hidayat, & Diva Kartika Putri Pratama. (2024). Kolaborasi Inovatif Ekososlab Untuk Mewujudkan Keberlanjutan Sosial Dan Ekologis. Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 6-9. https://doi.org/10.21776/ub.wisesa.2024.03.2.2

Aini, L.N., Novarlia, I., & Putra, G.P. (2025). Potensi Upacara Adat Kawin Cai sebagai Daya Tarik Wisata Kabupaten Kuningan. Journal of Tourism and Interdisciplinary Studies, 5(2), 382-395. https://doi.org/10.51713/jotis.2025.5299

Akbar, A., Andani, F., Permana, M.R.Y., & Waliyurrahman, M. (2025). Implementasi Deduktif Spiritual Sumur 7 pada Masa Sebelum dan Sesudah Islamisasi. Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah, 12(4).

Demmanggasa, Y. (2024). Pengaruh Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan: Studi Perbandingan di Lingkungan Pedesaan. Jurnal Cahaya Mandalika, 737-745.

Fadli, Z., & Sarjan, M. (2024). Etika Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Dalam Perspektif Islam. LAMBDA: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Dan Aplikasinya, 4(1), 44-48. https://doi.org/10.58218/lambda.v4i1.858

Fitriyah, Q. F., & Hasibuan, N. S. (2021). Perbedaan Sikap dan Pengalaman Terhadap Kepedulian Lingkungan Sesuai dengan Pendidikan pada Anak Pusat Kota dan Anak Pedesaan. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 9(1), 53. https://doi.org/10.21043/thufula.v9i1.9586

Jermias, E.O., Rahman, A., & Sanur, I.S. (2025). Etika Ekosentrisme Berbasis Pancasila Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Desa Bila Riase Sidenreng Rappang. Jawi, 8(1), 47-60. https://doi.org/10.24042/00202582747000

Kasim, H. R., Herman, A., Arini, P., & Hamid, H. (2017). Peningkatan Kesadaran Lingkungan di Sekolah Pedesaan. Journal Social Engagement (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 1(1), 1-6. https://doi.org/10.55638/sosial.v1i1.27

Kurniawan, G. P., Shalikhah, S. Z., Shofiat, H., Azizah, N. N., & Mahmud Mochtar. (2021). Jurnal Tana Mana. Jurnal Tana Mana, 2(1), 46-48. https://doi.org/10.33648/jtm.v2i1.119

Kusuma, A., & Adishakti, L. (2023). Gagasan Konektivitas Pembangunan Berkelanjutan Di Kawasan Mandiri Pusaka Kotagede, Yogyakarta. SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain Dan Aplikasi Bisnis Teknologi), 6, 179-187.

Mello, J., & Tampilang, R. (2023). Dualisme Ekosentrisme dan Antroposentrisme: Sebuah Implikasi Teologis Kejadian 1-3 dan Respon terhadap Gerekan Ekofeminis dalam Melihat Tindakan Eksploitasi Lingkungan. Jurnal Mahasiswa Kristen, 4(2), 18-36.

Munir, M. I. Al. (2023). Corak Paradigma Etika Lingkungan: Antroposentrisme, Biosentrisme Dan Ekosentrisme. Jurnal Yaqzhan, 9(1), 19. https://doi.org/10.24235/jy.v9i1.10000

Musi, R. (2025). Etika Kaum Muda Indonesia Dalam Gerakan Waste for Change: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang Lingkungan Bersih. Jurnal Ekologi, Masyarakat Dan Sains, 6(1), 84-95. https://doi.org/10.55448/k0wgfn54

Priyono, B. B., Purwantara, S., & Widyastuti, W. (2025). Biosentrisme dan Ekosentrisme: Alternatif Pandangan Filsafat Lingkungan terhadap Krisis Alam di Era Antroposentrisme. Jurnal Filsafat Indonesia, 8(2), 280-290. https://doi.org/10.23887/jfi.v8i2.88217

Putri, P., Zenien, Z., & Amirullah, A. (2022). Strengthening Environmental Awareness through the Integration of Islamic Values in Science Subjects, Ecosystem Balance Material, Grade 6 Elementary School. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 12(2), 81-87. https://doi.org/10.23887/jppii.v12i2.56560

Rezeki, T.I., Irwan., Sagala, R.W., Rabukit., Helman., & Muhajir. Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal untuk Lingkungan Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 9-19. https://doi.org/10.52622/jam.v3i2.290

Sandryani, M.H., & Anjani, H. (2023). Penerapan Etika Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humanioral, 1(2), 1-25.

Sarah, S., & Hambali, R.Y.A. (2023). Ekofilosofi Deep Ecology Pandangan Ekosentrisme. CISS 4th: Islamic Studies Across Different Perspective: Trends, Challenges and Innovation, 19, 754-761.

Setiawan, A.P., Dzarna., & Ali, E.N. (2024). Ekologi Sastra dalam Novel Serdadu Pantai Karya Laode Insan. AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 3(3), 27-32. https://doi.org/10.51574/aufklarung.v3i3.2053

Ulfah, A., & Cahyadi, A. (2024). Keberlanjutan Dan Teknologi Hijau Dalam. Jurnal Penelitian Multidisiplin Terpadu, 8(12), 643-658.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Wina Waniatri, Ilham Adhya, Nina Herlina, Nurdin Nurdin, Anoydya Firsha Az-zikra, & Fadly Alamsyah. (2025). Etika Lingkungan dalam Tradisi Cingcowong pada Masyarakat Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung. Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(3), 13–23. https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i3.541

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.